Manajemen Arema Dituding tidak Profesional

Rabu, 23 Desember 2009

<!–YAHOO! BUZZ–>

Manajemen Arema Dituding tidak ProfesionalKiper Arema Markus Horison (paling kanan)/MI/BAGUS SURYO

MALANG–MI: Pelatih Arema Indonesia Robert Alberts mengancam mundur sebagai pelatih klub berjuluk Singo Edan itu seusai mengalahkan Sriwijaya FC di stadion Kanjuruhan, Malang, dengan skor telak 3-0, Rabu (23/12).

Ia mengancam mundur dengan alasan manajemen Arema Indonesia dinilai tidak profesional karena sudah berkali-kali mengingkari janji untuk memberikan bonus kepada pemain dan pelatih. Selain itu manajemen tidak memberikan fasilitas secara layak, misalnya mobil untuk operasional, seperti klausul kontrak yang ditandatangani pelatih dan pemain.

Robert Alberts bersama kapten tim Arema Piere Njanka, Noh Alam Shah, dan Markus Horison, menumpahkan unek-uneknya dihadapan wartawan seusia pertandingan melawan Sriwijaya FC. Mereka mengaku kesal dengan tidak profesionalnya manajemen selama ini.

“Arema bisa meraih klasemen p0uncak berkat kerja keras pelatih dan pemain. Tetapi manajemen kurang profesional,” tegas Alberts.

Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan sikap tidak profesional yang ditunjukkan manajemen adalah setelah Direktur PT Arema Indonesia Gunadi Handoko berkomentar di media dengan menyatakan Arema bila ingin menjadi juara harus mengantongi 64 poin.

Pernyataan itu dianggap tidak etis dan menyinggung perasaan pelatih dan pemain, sebab kerja keras mereka dalam setiap pertandingan yang dilakoni selama ini bukan untuk mencari juara. Terlebih lagi pernyataan itu tanpa seizin pelatih. “Kami  bekerja keras dan bersemangat untuk bermain bagus di setiap pertandingan, bukannya untuk juara,” tegas Robert Alberts.

Lebih parah lagi, lanjutnya, banyak masalah terkait pemain dan pelatih yang belum diselesaikan manajemen. “Misalnya, peralatan penunjang seperti mobil operasional bagi mereka. Fasilitas itu hingga saat ini tidak pernah diberikan, padahal tercantum dalam klausul kontrak,” ujarnya.

“Bahkan, seusai pertandingan di Jepara saat melawan Persijap, manajemen tidak membayar biaya hotel pelatih,” kata Robert Alberts sambil menyodorkan untuk menunjukkan amplop kepada wartawan.

Bahkan, ironisnya bonus yang dijanjikan seusai laga melawan Persijap yang sudah disiapkan batal diberikan dengan ditarik kembali saat mereka memasuki Malang.”Padahal kami bersepakat dengan pemain, setelah pertandingan ingin jalan-jalan di Surabaya,”.

Ia memberikan batas waktu secepatnya agar manajemen memperbaiki diri dengan memberikan hak yang seharusnya diterima pelatih dan pemain.”Kalau tidak maka pertandingan melawan Sriwijaya FC ini menjadi pertandingan kami yang terakhir,” tegasnya.

Pernyataan tidak profesional terhadap manajemen Arema itu diungkapkan untuk menghindari kesan buruk ketika mereka benar-benar mundur dari skuat Singo Edan. Untuk memperkuat tuntutan, Robert Alberts mempersilahkan  Piere Njanka, Noh Alam Shah, dan Markus Horison, untuk bicara.

Ketiga pemain tersebut menyatakan kesal dengan ulah manajemen yang hingga saat ini tidak memberikan bonus dan sejumlah fasilitas yang dijanjikan.  Piere Njanka mengatakan kekurangan vie uang kontrak yang sejauh ini belum dibayarkan kepada pemain, itu tidak masalah. Tetapi yang membuat kesal adalah manjemen berkali-kali mengingkari janji dalam memberikan bonus kepada pemain.

Demikian pula dengan Noh Alam Shah yang menyatakan meskipun di luar Arema berhasil di puncak klasemen sementara, namun di dalam pemain dan pelatih sangat menderita. “Meskipun kami sudah kerja keras hingga mengantarkan Arema di puncak klasemen, tetapi kami menderita akibat ulah manajemen,” tegasnya.

Untuk itu, lanjutnya, ia bersama pemain asing lainnya mengancam hengkang dari klub dengan mengakhiri kontrak bila manajemen tidak memenuhi janjinya.  Penjaga gawang Singo Edan Marcus Horison juga menyatakan seluruh pemain lokal juga bersepakat mundur. (BN/OL-03)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: